- Kebersihan diri merupakan faktor penting dalam usaha pemeliharaan kesehatan, agar kita selalu dapat hidup sehat
- "Menjaga kebersihan diri berarti juga menjaga kesehatan umum"
- Cara menjaga kebersihan diri yaitu mandi setiap hari secara teratur dengan menggunakan air bersih dan sabun, muka atau wajah harus bersih, telinga juga harus dibersihkan, rambut harus dicuci secara teratur dan disisir rapi, tangan harus di cuci sebelum menyiapkan makanan dan minuman, sebelum makan, serta sesudah buang air besar, lalu kuku digunting pendek dan bersih, kaki perlu dirawat dengan baik dan teratur, sikat gigi setiap habis makan, dan pakaian perlu diganti setiap habis mandi dengan pakaian yang sudah dicuci bersih dengan sabun atau detergen, dijemur di sinar matahari dan disetrika
Kebersihan Lingkungan
Kebersihan lingkungan adalah suatu usaha menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, sehingga dapat mencegah penularan penyakit. Penularan penyakit terjadi bila ada hubungan antara 3 mata rantai yaitu :
- Sumber penyakit
- Perantara penyakit
- Orang yang lemah atau peka terhadap serangan penyakit
Usaha meningkatkan kebersihan lingkungan dapat dilakukan bersama masyarakat dengan mengusahakan untuk memutuskan hubungan mata rantai tersebut agar tidak terjadi penularan. Kebersihan lingkungan dapat dicapai, yaitu dengan :
- Rumah harus sehat dan terpelihara, harus memiliki jendela sehingga memperoleh udara cukup dan segar, juga agar sinar matahari dapat masuk
- Hewan peliharaan tidak berkeliaran di dalam rumah atau di tempat anak bermain terutama hewan yang berkutu
- Sediakan tempat sampah yang tertutup dan buang sampah ditempatnya
- Jaga kebersihan sumber air (sumur), MCK dan lingkungannya
- Hindari genangan air atau air hujan disekitar rumah
- Air limbah diusahakan lancar alirannya
Penyediaan Air Bersih
Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum bila sudah masak yaitu jernih, tidak berwarna, bebas dari debu,lumpur, tidak berbusa, tidak asin, asam, berbau, belerang, dan sebagainya
Mandi, Cuci dan Kakus
Kamar Mandi : setiap keluarga harus mempunyai kamar mandi yang terpelihara kebersihannya. Tempat penampungan air atau bak mandi harus dibersihkan minimal setiap minggu dengan cara disikat dan memakai desinfektan. Disediakan tempat sampah dan penerangan yang cukup.
Cuci mencuci sebaiknya dengan air bersih yang mengalir terutama untuk mencuci bahan makanan. Peralatan mencuci harus selalu dalam keadaan bersih dan kering
Kakus / jamban / WC
Setiap keluarga memiliki jamban yang bersih dan terawat. Cara membersihkan yaitu :
- Jamban dibersihkan memakai desinfektan. Tetapi obat desinfektan tersebut jangan sampai masuk ke dalam lubang jamban, sebab dapat mematikan bakteri yang ada di dalam yang berfungsi untuk menghancurkan najis atau kotoran
- Lubang jamban dibersihkan dengan sikat bertangkai panjang yang mudah diputar
Macam-macam jamban
- Jamban cemplung
- Jamban jongkok
- Jamban duduk
Pembuangan Sampah Yang Aman
Sampah berbahaya dapat membawa penyakit seperti malaria, diare, disentri, infeksi mata yang ditularkan melalui nyamuk, lalat dan tikus. Jika anak-anak bermain sampah, mereka bisa terluka yang mudah menjadi infeksi. Cara membuang sampah yaitu dibakar di dalalm lubang, kemudian ditimbun. Sebagai pelaku PK, anda harus dapat menjelaskan kepada masyarakat anda mengenai risiko yang berhubungan dengan pembuangan sampah yang salah dan sarankan langkah-langkah yang sesuai dengan lingkungan anda. Contoh, anda dapat melakukan :
- Kampanye pengumpulan sampah
- Penentuan tempat untuk membakar dan menimbun sampah